Selamat Datang di blog IKAHI DIY

Selamat Datang di blog Ikatan Hakim Indonesia Derah Istimewa Yogyakarta (IKAHI DIY)
Blog ini merupakan forum silaturahmi para anggota IKAHI DIY yang menghadirkan berbagai kegiatan dan dokumentasi kegiatan anggota IKAHI DIY beserta berbagai analisa dan artikel hukum serta hasil tulisan beberapa anggota IKAHI DIY. Seluruh artikel dan penelitian hukum berikut diperbolehkan untuk dikutip maupun didistribusikan kepada publik guna tujuan pendidikan, penelitian ilmiah, kritisisasi dan review penulisan dengan catatan tetap mencantumkan nama penulis atau peneliti yang bersangkutan. Blog ini dibuat agar seluruh anggota baik pengurus maupun non pengurus bisa memantau segala kegiatan atau informasi dari IKAHI DIY secara online. Semoga Bermanfaat.

Selasa, 08 Mei 2012

IKATAN HAKIM INDONESIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
MEMPERINGATAN ULANG TAHUN KE 59

Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Daerah Istimewa Yogyakarta Jumat 4 Mei 2012 menyelenggarakan pertemuan sekaligus memperingati Ulng Tahun nya ke 59 di Monumen  Pangeran Diponegara , Tegalreja, Yogyakarta. Pertemuan dihadiri seluruh hakim empat lingkungan beserta istri, dan hakim purna tugas. Peringatan Ulang Tahun Ikahi Tersebut mengambil Tema “ PERAN IKAHI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME HAKIM MENUJU PERADILAN YANG AGUNG”.
Himne dan mars IKAHI dikumandangkan untukmembuka  acara tersebut dilanjutkan dengan ikrar Tri Prasetia Hakim Indnesia dipandu Drs. H. Manshur Nasir SH. Wakil  Ketua IKAHI DIY, yang sehari-hari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan beberapa hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (MUNASLUB) IKAHI pada tanggal 24 April 2012 di Hotel Mercure Jakarta, Munaslub tersebut IKAHI DIY mengirim Drs. H. Manshur Nashir SH. Dan H. Hamdi SH . M.Hum sebagai utusan.
Wk. Ketua IKAHI DIY, Drs. H. Manshur Nasir SH sedang menyapaikan hasil Munaslub


Munaslub, dengan agenda tunggal yaitu pemilihan Ketua Umum, karena ketua Umum  DR. H.Mohammad Hatta Ali SH, MH terpilih sebagai Ketua Mahkamah Agung RI. Pada munaslub tersebut terpilih  DR.HM Saleh SH terpilih sebagai Ketua Umum PP Umum PP IKAHI dengan mengumpulkan 115 suara.. Dalam kata sambutan Ketua  demissioner mengatakan bahwa pada waktu mulai menjabat  1 1/2 tahun lalu saldo kas sejumlah Rp. 600.000.000,- dan saldonsekarang berjumlah p. 1.7 M, sedangkan iuran pembangunan gedung sekretariat IKAHI terkumpul 3.8 M.
Ketua Umum PP IKAHI yang baru, DR.HM. Saleh SH menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan organisasi beliau sedikit bicara banyak kerja.
Penasihat IKAHI DIY, Drs. H. Ahmad Syarhuddin SH.MH sedang menyampaikan sambutannya

IKAHI yang sekarang ini  dahulunya dimulai dari ikahi local, misalnya Ikahi Malang, Ikahi Semarang, Ikahi Surakarta dst, kemudian tahun 1963 berkumpullah ikahi ikahi local tersebut dan membentuk Ikahi seperti sekarang ini,  demikian Penasihat IKAHI DIY Drs.H. Ahmad Syarhuddin SH.MH., yang mengutip dari Riyanto SH mantan Ketua PT Semarang. Selanjutnya Ahmad Syarhuddin melanjutkan bahwa beberapa hari yang lalu  Peradilan Daerah Istimewa Yogyakarta kedatangan tamu dari Tim Quality Insurance bermaksud melakukan monitoring pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan peradilan, apakah sudah berjalan sesuai  dengan point-point RB, kesemuanya ini adalah dalam rangka menuju visi Mahkamah Agung “  terciptanya Peradilan Yang Agung “ dan tentunya juga untuk melihat apakah Tunjangan Kinerja  telah patut untuk ditingkatkan menjadi 100 prosen. Konon kabarnya hasil monitoring baik, demikian Ahmad Syarhuddin menutup sambutannya.
Penasihat IKAHI DIY menyerahkan cindera mata kepada Prof. Drs.  Koentjoro MBSc Psikolog

Selesai  memberikan smbutan Penasihat IKAHI DIY melakukan potong tumpeng kemudian diserahkan kepada  hakim termuda.
Penasihat IKAHI DIY menyerahkan potongan tumpeng kepada hakim termuda

Sebelum acara ditutup diberikan pencerahan dari Prof. Drs. Koentjoro MBSc. Psikolog untuk bias memacu kinerja para hakim. Dalam acara teraebut para hakim yang masuk Yogyakarta diminta mengenalkan dirri, yaitu Dina Krisnayanti SH.(PT), Yusdirman Yusuf SH.MH.(Ad Hoc Tipikor), Drs. H. FaisholSH. MH, (PTA), DR. Hj. Djazimah Muqoddas SH.MHum.(PTA), Susanto Ismu Wahyudi SH.(PN Jogja), Sutikna SH (PN Sleman), DR. Yanto SH.MH (KPN Bantul), Kurnia Fitrianingsih SH. (PN Wates), Drs. Abdul Ghofur SH.MH (KPA Wonosari ),Drs. Muh. Syafei Thoyib SH. MH.(WKPA Bantul), Drs. Mulawarman SH.M H. (PA Jogja),Drs. H. Abdul Kholik SH.MHum, (KPA Wates), Latifah Setyawati SH. MHum. (PA Wonosari), Okta SH (PTUN), Cahya Emawati SH.MH. (PN Wonosari), dan Yambi Agustina SH.( PN Wonosari).
Hakim yang masuk DIY mengenalkan diri

Acara ditutup dengan penyerahan cindera mata kepada hakim yang mutasi ke luar Yogyakarta.dan doa.
Dharma Yukti Karini ikut menyemarakan ulang tahun ke 59


Peseta pertemuan IKAHI


Ibu hakim sedang mengucapkan  Ikrar Tri Prasetia Hakim Indonesia

Rabu, 18 April 2012

PENELITIAN FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP APARATUR PERADILAN UNTUK MEWUJUDKAN BADAN PERADILAN YANG AGUNG

(ikahidiy,18-42012) Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan (Puslitbang Kumdil )Mahkamah Agung RI menyelenggarakan Penelitian Fungsi  Pengawasan terhadap Aparatur Pengadilan Untuk Mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung , di Yogyakarta, Bandar Lampung dan Gorontalo. Untuk Yogyakarta diselenggarakan di Hotel Jayakarta dan diikuti 30 peserta dari unsur  Hakim Tinggi, Ketua dan hakim Pengadilan Tingkat Pertama empat lingkungan peradilan  sampai tanggal  20 April mendatang.
Dari kiri DR. Irfan Faakcruddin , Kordinator Peneliti, Hj. Nurganti Saragih, Ketua PT,  Ny. Siti Nurjanah SH. MH,  Ka. Badan  Litbangdiklat Kumdil dan Prof. Basuki Rekso Wibowo, Kapuslitbang.
           Topik ini bermula dari  media, LSM, akademisi   dan masyarakat lain yang banyak menyoroti  praktek peradilan, karena itu puslitbang  Kumdil MA, berinisiatip menyelenggarakan penelitian dimaksud untuk mewujdkan Badan Peradilan Yang Agung,  demikian laporan Prof. DR. Basuki Rekso Wibowo  Kepala Puslitbang Kumdil MA RI, dalam laporan singkatnya, dan Prof. Basuki menambahkan meskipun  kegiatan  penelitian,  akan dimulai dengan penyampaian materi oleh yang punya kompeten di bidangnya, yaitu Kepala Badan Pengawas MARI, Komisioner KY,  dan DR. Irfan Fachruddin, kordinator Peneliti Puslitbang Kumdil dilanjutkan diskusi peserta yang diharapkan menggali pengalaman-pengalaman dalam melaksanakan fungsi pengawasan, yakni apakah “ peradilan telah berjalan on the track “, apakah peradilan telah berjalan pada relnya.
          Ketua Pengadilan Tinggi  Yogyakarta, Hj. Nurganti Saragih SH dalam sambutannya mengajak para peserta yang terdiri dari Hakim Tinggi sebagai Pengawas Daerh dan Hakim Tingkat Pertama sebagai pengawas bidang, ..agar dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini, untuk melakukan pengawasan.
Kegiatan Penelitian ini dibuka secara resm oleh Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MARI, Ny. Siti Nurjanah, SH. MH.  yang dalam sambutannya mengajak mewujudkan visi Mahkamah Agung “ Badan Peradilan Yang Agung “  meliputi manajemen peradilan, Sumber Daya Manusia, IT, keterbukaan dan sebagainya. Termasuk juga pengawasan, Menurut Siti Nurjanah pengawasan bukan menjadi tanggung jawab Badab Pengawasan saja, mana mungkin bias mengawasi 4 lingkungan peradilan  seluruh negeri ini, oleh karena iitu pengawasan dimulai dari dirinya sendiri, yaitu komitmennya  agar peradilan berjalan pada relnya. Selain itu  menambahkan bahwa pengawasan itu tidak hanya berkonotasi pada hukuman saja tapi juga berkonotasi dengan penghargaan .




Selasa, 17 April 2012

Berta Duka

Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un
Pengurus dan Anggota  IKAHI  Daerah Istimewa Yogyakarta  ikut berduka cita atas wafatnya :

                   Ibu. Dra. Siti Fauziyah, SH

Hakim  Pengadilan Agama Yogyakarta

Pada hari Selasa 17 April 2012,  pukul 3.30  WIB. di Rumah Sakit Islam Klaten dan akan dimakamkan hari Selasa tgl 17 April 2012 pukul 14.00 WIB di Desa Petir, Srimartani Piyungan, semoga Allah menerima amal ibadahnya, mengampuni  segala kehilafannya dan memberikan ketabahan keluarga yang ditinggalkan.
Amin

Rabu, 11 April 2012

PENGADILAN AGAMA WONOSARI MENEMPATI GEDUNG BARU


Berdasarkan  Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Wonosari Nomor : W12-A4/0821/KS.00/ III/2012 tanggal 22 Maret 2012,  terhitung mulai tanggal 02 APRIL 2012 Kantor Pengadilan Agama Wonosari yang semula beralamat di :Jln. Alun-Alun Barat No. 1 WonosariTelp/Fax : (0274) 391 325 pindah ke Jln. KRT. Judoningrat, Siraman, Wonosari.Telp/Fax : (0274) 391 325.
Acara tasyakuran menempati gedung baru tersebut diselenggarakan Selasa tanggal 10 April 2012 dengan dihadiri Ketua PTA ,Hakim Tinggi , Panitera/Sekretaris PTAYogyakarta, Bupati dan Muspida,  Ketua serta jajaran Pengadilan Agama setempat.
Gedung Baru Pengadilan Agama Wonosari

Dalam laporannya Ketua Pengadilan Agama Wonosari,  Drs. H. Abdul Ghofur, SH.,MH menyampaikan bahwa gedung Pengadilan Agama Wonosari ini telah diresmikan oleh Bapak Ketua Mahkamah Agung  Februari 2012 dipusatkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Ketua Mahkamah Agung meresmikan 26 Gedung Pengadilan Agama dan 9  Gedung Pengadilan Negeri.Abdul Ghofur juga menambahkan bahwa Pengadilan Agama Wonosari memperoleh Website terbaik seluruh Peradilan se Indonesia, sehingga sudah banyak Pengadilan yang melakukan study banding , terakhir Pengadilan Tinggi Agama  dan Pengadilan Agama  se wilayah Kupang melakukan study banding.
KPA Wonosari menyampaikan laporan

Bupati,  KPTA dan Kajari sedang ramah tamah

Bupati Gunung Kidul menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengadilan Agama Wonosari yang telah memiliki gedung yang megah dan  luas, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat pencari keadilan. Selanjutnya Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Drs. Ahmad Syarhuddin SH. MH. minta agar gedung dirawat sebaik-baiknya, dijaga kebersihannya, lingkungan dihijaukan, lebih dari itu semua Ahmad Syarhuddin minta agar Pengadilan Agama Wonosari mampu meningkatkan kinerja  pelayanan public, untuk itu diperlukan Sumber Daya Manusia yang dilandasi, Pengetahuan, Professionalisme dan Integritas.
KPTA menyampaikan sambutan

KPTA memotong tumpeng diserahkan kepada bupati dan KPA

Sebelum acara ditutup dengan doa,  terlebih dahulu dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta kemudian diserahkan kepada Ibu Bupati dan Ketua PA setempat.