. Dimuat Oleh M. Arief Jauhari Sabtu, 21 Januari 2012
Pembinaan Wakil Ketua MA Bidang non-Yudisial di PTA Yogyakarta
Momentum penyelenggaran seminar nasional yang akan diselenggarakan Universitas Islam Indonesia dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh PTA Yogyakarta dengan mengundang para pembicara dari Mahkamah Agung untuk memberikan pembinaan kepada para hakim di lingkungan wilayah hukum PTA Yogyakarta. Seminar sendiri, yang bertema Mediasi dan Bantuan Hukum di Lingkungan Peradilan Agama: Agenda dan Problematika diselenggarakan hari Sabtu (20/01/12), akan diikuti oleh para hakim di wilayah PTA Yogyakarta.
Acara pembinaan hakim di lingkungan PTA Yogyakarta dilaksanakan di aula PTA Yogyakarta, Jum'at malam (20/01/12). Pembinaan disampaikan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang non-Yudisial, Dr. Drs. H. Ahmad Kamil, SH., MH., Hakim Agung Dr. Habiburrahman, SH., MHum., dan Dirjen Badilag Drs. Wahyu Widiana, MA. Pembinaan ini dihadiri para hakim dari seluruh pengadilan agama se-wilayah PTA Yogyakarta.
Wakil Ketua (Waka) MA menyampaikan pembinaan
Ketua PTA Yogyakarta, Drs. H. Ahmad Syarhuddin, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta seminar dari berbagai daerah yang berkesempatan hadir, antara lain Drs. Edi Riadi, SH., MH Panitera Muda Perdata Agama MA, beberapa Ketua PTA, yaitu dari PTA Semarang, PTA Banten, PTA Palangkaraya, PTA Pontianak, PTA Makassar, dan PTA Bengkulu. Kesempatan pembinaan ini beliau anggap langka, karena menghadirkan langsung para pimpinan dari MA dan khususnya peradilan agama.
Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, mengawali pembinaan hakim menyampaikan bahwa peradilan di wilayah PTA Yogyakarta (tahun 2011 lalu - Red.), mendominasi empat dari lima best of the best pengadilan dalam penilaian bidang kinerja transparansi melalui website.
“Dari lima best of the best, empat peringkat pengadilan ada di wilayah Yogyakarta, dan satu dari Surabaya, yaitu PTA Surabaya,” papar Dirjen, “penilaian ini dilakukan dari LSM dari Belanda terhadap empat lingkungan peradilan secara nasional,” Dirjen menambahkan. Dirjen memaparkan juga bahwa peradilan agama baru-baru ini mendapatkan apresiasi positif dalam International Journal of Court Administration (IJCA) berkenaan keberhasilan reformasi peradilan agama. Apa yang disampaikan Dirjen dimaksudkan agar jajaran peradilan agama khususnya di wilayah PTA Yogyakarta memelihara dan terus meningkatkan hal-hal positif yang telah diraih.
Sementara Hakim Agung, Habiburrahman menyampaikan hal yang menurutnya menarik, terkait pemanfaatan tehnologi informasi. Beliau menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke Australia, sempat bertemu Profesor Inada, seolah pakar mediasi dari Jepang, yang menyampaikan bahwa akan melakukan kunjungan ke Yogyakarta, yaitu ke PA Bantul dalam rangka melihat pelaksanaan mediasi di lingkungan peradilan agama, khususnya di wilayah Yogyakarta. Ketertarikan Profesor Inada karena sebelumnya sering berkomunikasi dan bertukar pengalaman melalui media internet dengan seorang hakim di PA tersebut.
Hakim dimaksud, adalah Lily Ahmad, yang belum lama ini menjadi hakim di PA Yogyakarta. Melalui komunikasi dengan hakim yang juga aktivis perempuan inilah, Profesor Prof. Tatsuki Inada, guru besar hukum dari fakultas hukum universitas Gakushuin Jepang, bersama Prof. Kusano Yoshiro dan Dr. Nagao Satoru mengunjungi PA Bantul (Selasa, 27/12/11) dan bertukar pengalaman dengan para hakim mediator dari PA-PA se-wilayah PTA Yogyakarta.
Dalam pembinaannya, Hakim Agung Habiburrahman selanjutnya menghimbau para hakim untuk meningkatkan ilmu sebagai alat. “Siapa yang menginginkan dunia, maka hendaklah dengan ilmu. Siapa yang menghendaki akhirat, maka hendaklah dengan ilmu. Dan siapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu,” papar Hakim Agung ini, mengutip hadits.
"Lifelong education haruslah menjadi semboyan hidup bagi para hakim,“ pungkas beliau.
Waka MA: prestasi, suatu keharusan
Senada dengan Hakim Agung Habiburrahman, Wakil Ketua MA juga menghimbau para hakim untuk menyenangi ilmu dalam kaitan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Tidak boleh tidak berprestasi di era ini,” tegas beliau.
Beliau memaparkan indeks kinerja peradilan telah meningkat dibanding tahun sebelumnya. “Seperti yang disampaikan Dirjen Badilag mengenai penilaian dari lembaga lain, penilaian-penilaian obyektif kini selalu melekat kepada kita,” kata Ahmad Kamil. Beliau memberikan contoh tentang database kepegawaian MA yang mendapatkan penilaian sepuluh besar terbaik, juga kinerja transparansi yang mendapat peringkat keenam oleh Komisi Informasi Pusat beberapa waktu lalu.
Peningkatan dan prestasi kinerja yang telah dicapai peradilan, menurutnya tidaklah memuaskan MA begitu saja karena pengawasan dan upaya peningkatan kualitas akan selalu dilakukan Mahkamah Agung. Beliau mengingatkan, bahkan seorang ketua pengadilan tingkat banding pun akan dapat dimutasikan kembali sebagai hakim tinggi jika tidak memiliki modal dan kemampuan dalam membina pengadilan di bawahnya.
Hal lain yang menjadi penekanan Waka MA adalah agar hakim menjalankan tugasnya dengan lurus. “Jangan takut jika benar, jika salah sebaiknya mengundurkan diri saja sejak awal, daripada diberhentikan kemudian,” tegasnya.
Berfoto bersama seusai pembinaan
Lebih lanjut Ahmad Kamil berterima kasih berkenaan pembinaan di lingkungan peradilan agama hingga kini telah berjalan dengan baik. Beliau mengharapkan muncul lebih banyak lagi kader-kader lain yang 'go internasional', sehingga dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas peradilan. "Jika di Yogyakarta, seperti Pak Habib sampaikan tadi, ada hakim yang dikenal hingga ke luar negeri. Dirjen Badilag juga sudah dikenal secara internasional," ujar Ahmad Kamil. Beliau juga mengakui kontribusi peradilan agama dalam peningkatan kinerja MA secara tidaklah sedikit.
(Jauhari)
Sekretariat: Jl. Lingkar Selatan, Wojo Yogyakarta. Kode pos: 55187. Telp: (0274) 439.6412 Email: ikahidiy@gmail.com
Selamat Datang di blog IKAHI DIY
Selamat Datang di blog Ikatan Hakim Indonesia Derah Istimewa Yogyakarta (IKAHI DIY)Blog ini merupakan forum silaturahmi para anggota IKAHI DIY yang menghadirkan berbagai kegiatan dan dokumentasi kegiatan anggota IKAHI DIY beserta berbagai analisa dan artikel hukum serta hasil tulisan beberapa anggota IKAHI DIY. Seluruh artikel dan penelitian hukum berikut diperbolehkan untuk dikutip maupun didistribusikan kepada publik guna tujuan pendidikan, penelitian ilmiah, kritisisasi dan review penulisan dengan catatan tetap mencantumkan nama penulis atau peneliti yang bersangkutan. Blog ini dibuat agar seluruh anggota baik pengurus maupun non pengurus bisa memantau segala kegiatan atau informasi dari IKAHI DIY secara online. Semoga Bermanfaat.
Rabu, 01 Februari 2012
Rabu, 18 Januari 2012
Ucapan Selamat
IKATAN HAKIM INDONESIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Mengucapkan selamat dan sukses kepada
Bapak DR. H. Mukhtar Zamzami SH. MH
( Hakim Agung )
atas diraihnya Doktor dalam ujian senat terbuka Universitas Pajajaran pada tanggal 9 Januari 2012 dengan predikat cum laude
Ucapan Selamat
IIKATAN HAKIM INDONESIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Mengucapkan selamat atas dilantiknya
Bapak Drs. H. Ahmad SH. MH
Ketua IKAHI Cabang PTA Yogyakarta
Sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
pada hari Selasa tanggal 17 Januari 2012
pada hari Selasa tanggal 17 Januari 2012
Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan dalam melaksanakan tugas.Amin
Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un
Ikatan Hakim Indonesia ( IKAHI ) Daerah Istimewa Yogyakarta ikut berduka cita atas wafatnya
" Hj. Andi Wahidah binti H. Andi Taba ".
Pada hari Selasa tanggal; 17 Januari 2012 Jam 10.00 di RS Mitra Keluarga Jakarta
almarhumah istri Bapak DR. H. Andi Syamsu Alam SH. MH, / Tuada Uldilag MARI
Semoga Diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya dan diberikan ketabahan yang ditinggalkan. Amin
Selasa, 17 Januari 2012
PERTEMUAN RUTIN ANGGOTA IKAHI DIY
Pertemuan Anngota Ikatan hakim Indonesia (IKAHI) Daerah Istimewa Yogyakarta diselenggarakan tidak seperti biasanya, pertemuan kali ini diselenggarakan di tengah hutan, di Sasana Bhakti Wanagama Gunung Kidul, 40 Km di sebelah timur kota Yogyakarta. Hutan seluas 600 ha tersebut milik Fakaultas Kehutanan Universitas Gajah Mada, untuk keperluan penelitian, dan juga wisata, di hutan tersebut disediakan track sepeda sepanjang 7 km, bagi para pesepeda barangkali memasuki syurga, begitu cantik view hutan, dengan gremeciknya sungai Oya, tracknyapun penuh tanjakan dan turunan ekstrem, dilengkapi track yang berkelok-kelok, tapi harus super hati-hati karena track berlumut tentunya sangat licin, membahayakan bagi pesepeda,
Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Hymne IKAHI, dan Ikrar Tri Prasetria Hakim Indonesia dipandu oleh Drs. H. Manshur Nashir SH, Wakil Ketua IKAHI DIY. Dalam laporannya ketua panitia, Siswanti SH. MHum melapporkan bahwa pertemuan diselenggarakan di tengah Hutan Wanagama dikandung maksud untuk mencintai alam lebih khusus hutan, tentunya juga untuk penyegaran sehingga dalam melaksanakan tugas sebagai hakim akan lebih fresh, mandiri dan tegar . Penyelenggaraan kali ini dilaksanakan oleh IKAHI Cabang Wonosari.
Tema pertemuan anggota IKAHI di Gunung Kidul ini " Dengan Pertemuan IKAHI Ciptakan Kebersamaan Dalam Mewujudkan Peradilan Yang Agung " untuk itu kita hakim yang teragabung dalam wadah IKAHI kita tingkatkan kredibilitas, profesionalisme, integritas, kebersamaan, menjaga korp, kemandirian, kita kita patuhi Pedoman Perilaku hakim (PPH) , semuanya untuk mewujudkan " peradillan yang agung " demikian ajakan Pembina, Hj. Nurganti Saragih SH, yang sehari-hari Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta.
Panitia sangat baik dalam menjamu tamu-tamunya, dengan menghadirkan dr. H. Agus Taufiqurrahman M.Kes, Sp.S memberikan pencerahan tentang kesehatan . Mengawali pencerahannya beliau menyampaikan kita semua punya harapan panjang umur dan sehat, tidak bermanfaat panjang umur kalau tidak sehat, oleh karena itu di usia sekarang kita harus memelihara agar kita tetap sehat.
Beliau mendevinisikan sehat bukan sekedar tidak sakit, tidak minum obat, tidak dirawat dokter, tetapi sehat meliputu bahagia , sejahtera fisik, mental spiritual dan peran sosial. Tapi beliau mengingatkan bahwa kesehatan bukan segalanya, tetapi segalanya tidak dapaat dinikmati kalau tidak sehat.
Sebelum acara ditutup para hakim yang mutasi ke wilayah Yogyakarta diberi kesempatan untuk mengenalkan diri, begitu pula yang mutasi masuk wilayah Yogyakarta diberi kesempatan untuk pamitan. Acara diakhiri dengan doa yang dipandu oleh Drs. H.Anwar Sholeh SH. MH. Hakim Tinggi PTA dilanjutkan ramah-tamah.
Sebagai hiburan panitia menampilkan organ tunggal, tentunya dengan artis-artis terbaik IKAHI, misalnya H. Hamdi SH duet bersama Bu Hj. Hamdi, Drs. H. Husaini Idris SH, MH dan artis-artis yang lain.
![]() |
| Di tengah hutaan wanagama |
![]() |
| ikahidiy.blogspot.com mencoba track sepeda hutanh wanagama |
ikahidiy.blogspot.com mencoba track sepeda hutanh wanagama
![]() |
| Kali Oya , pesepeda mengakhiri dengan maandi rame-ramedisini |
Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Hymne IKAHI, dan Ikrar Tri Prasetria Hakim Indonesia dipandu oleh Drs. H. Manshur Nashir SH, Wakil Ketua IKAHI DIY. Dalam laporannya ketua panitia, Siswanti SH. MHum melapporkan bahwa pertemuan diselenggarakan di tengah Hutan Wanagama dikandung maksud untuk mencintai alam lebih khusus hutan, tentunya juga untuk penyegaran sehingga dalam melaksanakan tugas sebagai hakim akan lebih fresh, mandiri dan tegar . Penyelenggaraan kali ini dilaksanakan oleh IKAHI Cabang Wonosari.
![]() |
| Drs. H. Manshur Nashir SH memandu ikrar Tri Prasetia Hakim Indonesia |
![]() |
| Siswanti SH, MHum. Ketua Panitia menyampaikan laporan |
![]() |
| Derigent memandu HymneIKAHI |
![]() |
| Ibu-ibu Dharma Yukti Karini ikut menyanyikan Hymne IKAHI |
![]() |
| Anggota IKAHI ikut menyanyikan Hymne IKAHI |
![]() |
| Kertua PTA, Ketua PT bersama menyanyikan Himne IKAHI |
Tema pertemuan anggota IKAHI di Gunung Kidul ini " Dengan Pertemuan IKAHI Ciptakan Kebersamaan Dalam Mewujudkan Peradilan Yang Agung " untuk itu kita hakim yang teragabung dalam wadah IKAHI kita tingkatkan kredibilitas, profesionalisme, integritas, kebersamaan, menjaga korp, kemandirian, kita kita patuhi Pedoman Perilaku hakim (PPH) , semuanya untuk mewujudkan " peradillan yang agung " demikian ajakan Pembina, Hj. Nurganti Saragih SH, yang sehari-hari Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta.
![]() |
| Pembian, Hj Nurganti Saragih SH meemberikan Pencerahan |
Panitia sangat baik dalam menjamu tamu-tamunya, dengan menghadirkan dr. H. Agus Taufiqurrahman M.Kes, Sp.S memberikan pencerahan tentang kesehatan . Mengawali pencerahannya beliau menyampaikan kita semua punya harapan panjang umur dan sehat, tidak bermanfaat panjang umur kalau tidak sehat, oleh karena itu di usia sekarang kita harus memelihara agar kita tetap sehat.
Beliau mendevinisikan sehat bukan sekedar tidak sakit, tidak minum obat, tidak dirawat dokter, tetapi sehat meliputu bahagia , sejahtera fisik, mental spiritual dan peran sosial. Tapi beliau mengingatkan bahwa kesehatan bukan segalanya, tetapi segalanya tidak dapaat dinikmati kalau tidak sehat.
![]() |
| Dr. H. Agus Taufiqurrahman MKes. Sp.S memaparkan kesehatan untuk kita |
Sebelum acara ditutup para hakim yang mutasi ke wilayah Yogyakarta diberi kesempatan untuk mengenalkan diri, begitu pula yang mutasi masuk wilayah Yogyakarta diberi kesempatan untuk pamitan. Acara diakhiri dengan doa yang dipandu oleh Drs. H.Anwar Sholeh SH. MH. Hakim Tinggi PTA dilanjutkan ramah-tamah.
![]() |
| Hakim yang mutasi ke luar DIY |
![]() |
| Hakim yang mutasi masuk ke DIY |
Sebagai hiburan panitia menampilkan organ tunggal, tentunya dengan artis-artis terbaik IKAHI, misalnya H. Hamdi SH duet bersama Bu Hj. Hamdi, Drs. H. Husaini Idris SH, MH dan artis-artis yang lain.
![]() |
| H. Hamdi SH bersama ibu Hamdi melantunkan sebuah lagu |
![]() |
| Drs. H. Husaini Idris SH duet bersaama artis Jogja memamerkan suara emasnya |
Senin, 16 Januari 2012
Selasa, 10 Januari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
















